Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 September 2015

Festival Boalemo Jadi Pembuka Sail Tomini 2015 di Gorontalo

Gorontalo - Dalam rangkaian acara Sail Tomini, Festival Boalemo di Gorontalo sudah terlebih dulu diadakan. Acara yang bertempat di Pantai Bolihutua dari 10-14 September 2015 itu pun berlangung meriah dengan berbagai atraksi dan tarian budaya lokal.

Berdasarkan press release dari Kemenpar yang diterima detikTravel, Minggu (13/9/2015) Festival Boalemo di Gorontalo telah berlangsung meriah dan menjadi pembuka dari rangkaian acara Sail Tomini 2015 pekan depan. Festival itu diresmikan oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, serta dihadiri oleh Esthy Reko Astuty sebagai Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar pada Kamis lalu (10/9)

Kemeriahan Festival Boalemo dibuka oleh atraksi pesawat sukhoi di atas Pantai Bolihutuo sebagai penanda. Selain itu atraksi terjun payung dari TNI AU yang membawa tiga bendera, yakni bendera Provinsi Gorontalo, bendera Boalemo, dan Bendera Indonesia kian menambah ramai acara pembukaan.

"Festival Boalemo merupakan festival tahunan. Namun kali ini merupakan rangkaian dari kegiatan Sail Tomini. Jadi ini merupakan target kegiatan besar Sail tomini yang rutin sudah menjadi agenda nasional, jelas Esthy.

Daerah Boalemo di Gorontalo memang memiliki potensi budaya yang beragam dan menarik. Sejumlah pertunjukan budaya dan wisata bahari Boalemo serta 1000 Tarian Selamat Datang atau Tarian Kolosal Tidi Lo Polopalo turut dipertontonkan.

"Kita lihat sendiri potensinya sangat besar sekali yang terkait di tiga provinsi di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo sendiri," tambah Esthy.

Peserta yang datang juga dapat menikmati Festival Timbilotohe, Festival Layang-Layang, pemilihan Nou dan Uti (Duta Wisata Tahun 2015), Festival Kuliner, lomba bahari, Sailing Pass kapal-kapal nelayan, Yacht Rally, gelar budaya multi etnis, Festival Karawo, tebar benih ikan dan pameran potensi daerah.

"Karena ini sudah tahunan, kita berharap menjadi kalender event dari provinsi yang waktunya semoga tidak berubah - ubah, harus fix," tutup Esthy. 
Barisan kapal yang turut memeri

Minggu, 13 September 2015

Siap-siap, Sail Tomini 2015 Akan Digelar Pekan Depan!

Jakarta - Perhelatan akbar tahunan Sail Indonesia akan kembali digelar dengan nama Sail Tomini 2015. Event internasional ini akan diselenggarakan pada 19 September 2015 di wilayah provinsi Sulawesi Tengah yang disebut sebagai jantung terumbu karang dunia. 

Puncak acara event Sail Tomini 2015 akan dilangsungkan di Kabupaten Parigi Moutong yang memiliki garis pantai terpanjang di Teluk Tomini. Hampir semua bagian Parigi Moutong berada di pesisir Teluk Tomini.

"Keindahan Teluk Tomini bisa dinikmati dari hampir semua bagian atau kecamatan di Parigi Moutong, selain itu kawasan Teluk Tomini adalah jantung segitiga karang dunia (coral triangle). Memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan karakteristik ekosistem unik, juga indah. Teluk tersebut memiliki luas terumbu karang 1.031 hektare dan luas hutan mangrove 785.10 hektare," papar Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu, dalam siaran pers yang diterima detikTravel, Minggu (13/9/2015).

Dengan segala sumber daya alamnya, Teluk Tomini dinilai memiliki potensi sumber daya pesisir dan laut yang berlimpah bagi pengembangan wisata bahari yang menawarkan keunikan, keindahan dan kenyamanan. Kawasan Teluk Tomini juga mempunyai posisi geostrategis yang baik. Dengan didorongnya potensi perikanan dan kelautan, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Provinsi Sulawesi Tengah khususnya kabupaten Parigi Moutong mempunyai potensi yang sangat besar di bidang pariwisata unggulan dunia. Oleh karena itu, event Sail Tomini akan dimanfaatkan sebagai momentum dalam mengaktualisasikan semangat sebagai gerbang utama pariwisata," ujarnya.

Sail Tomini 2015 kali ini mengangkat tema “Mutiara Khatulistiwa Untuk Kehidupan Masa Depan”. Dengan mengusung tema tersebut diharapkan Sail Tomini 2015 dapat menghasilkan multiplier effect kepada daerah maupun bangsa dan negara. 
"Utamanya dalam mengembalikan kejayaan maritim masa lalu sehingga Bangsa Indonesia bisa berdaulat baik di darat maupun di laut," pungkasnya.